Text
Strategi dan Kebijakan Pendidikan di Jepang Pada Masa Pemerintahan Kaisar Meiji (186-1912) : antara westernisasi dan tradisi budaya bangsa
Skripsi ini bertujuan mengkaji strategi dan kcbijakan pendidikan di Jepang pada zaman Kaisar Meiji (1868-1912). Secara spesifik, kajian ini menelusuri berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Jepang pada masa itu untuk keluar dari dilema antara mempertahank an nilai-nilai tradisi dan memenuhi tuntutan-tuntutan modernisasi, tarik-menarik antara gerakan westemisasi dan gerakan Japanisasi, dan konflik antara globalisasi dan nasionalisasi, khususnya dalam bidang pendidikan atau pun pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia (human resource development).
Penulis sengaja memilih Era Restorasi Meiji karena beberapa alasan. Pertama, karena pada masa inilah Jepang mengakhiri sistem feodalisme dan mulai menerapkan sistem politik, militer dan ekonomi modem. Kedua, walaupun sudah lama berhubungan dengan pihak asing, baru pada zaman Meiji ini Jepang secara resmi dan sungguh-sungguh membuka diri terhadap negara-negara Barat dan mau belajar dari kemajuan sains dan tcknologi mereka. Ketiga, karena pada masa inilah tarik-menarik antara kelompok pro-westernisasi dan kaum nasionalis yang anti Barat mencapai puncaknya. Kontroversi dan protes terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil oleh para menteri-menteri pendidikan saat itu mewarnai hampir tiga dekade masa pemerintahan Meiji.
(Dosen Pembimbing : Irwan Djamaluddi Ph.D)
| SKRIPSI28b4775f0d4ba | 370.952 BAS s | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain