Text
Nasionalisme dan ketahanan budaya di Indonesia sebuah tantangan
Buku ini menjelaskan bahwa 'nasionalisme Indonesia' saat ini sedang dirundung masalah. Globalisasi dituduh sebagai penyebab dari luar karena mengakibatkan liberalisasi dan dominasi pasar bebas. Akan tetapi, tidak kurang pentingnya adalah faktor internal, khususnya desentralisasi / otonomi daerah yang salah sasaran, dan rusaknya tatanan sosial, hukum, dan politik bangsa akibat melemahnya integritas warga negara dan penyelenggara negara. Wujudnya muncul dalam wajah korupsi, perilaku kolutif, dan konflik antaretnik yang seringkali pula mengatasnamakan agama. Kondisi ini mengindikasikan Indonesia sebagai negara-bangsa (nation-state) belum sepenuhnya terbangun.
Ketahananan budaya Indonesia juga tengah menghadapi tantangan yang berat. Budaya-budaya daerah / lokal yang merupakan kesatuan dalam 'ikatan budaya nasional kian melemah sehingga dengan mudah diklaim oleh bangsa lain menjadi miliknya sendiri. Ironisnya, keadaan ini berlangsung tanpa pembelaan yang cukup dari negara.
Melemahnya daya tahan budaya ditengarai karena kegagalan kita sebagai bangsa menyikapi globalisasi secara cerdas sehingga mudah menerima dan menerapkan budaya asing yang beberapa aspeknya justru bertentangan dengan budaya bangsa kita sendiri.
| 1213.307 | Tersedia | ||
| 1213.308 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain