Text
Sejarah budhisme dan perkembangannya dalam bidang arsitektur pada zaman heian 794-1185
Agama Budha merupakan salah satu agama utama selain Shinto di Jepang. Agama Budha sendiri diperkenalkan ke Jepang sekitar tahun 500 SM dengan hadiah-hadiah patung dan surat-surat suci dari Paekche. Ajaran-ajaran dari Budhisme untuk adalah meluputkan diri dari beban sengsara dengan tenaga sendiri", pembebasan dari penderitaan dan keruwetan yang disebabkan oleh sengsara.
Sejak Budhisme masuk ke Jepang, Budhisme banyak sekali membawa pengaruh dalam kehidupan masyarakat Jepang terutama dalam kebudayaan, salah satunya adalah gaya arsitekturnya. Meskipun arsitektur kuil-kuil tradisional mengalami perubahan sebagai akibat dari hubungan Jepang dengan Budhisme, arsitektur kuil Budha yang ada di Jepang tidak mengalami perubahan.
Pada zaman Heian lahir seni arsitektur gaya Shinden-Zukuri, yakni bangunan gaya keraton mirip di Indonesia yang dilengkapi dengan ruang tidur, teras, koridor, kolam ikan, gapura luar, rumah penjaga dan lain-lain. Pintu-pintu penyekat antar ruangan dihiasi dengan lukisan pemandangan alam yanginah-indah.
Sekarang kediaman gaya Shinden-Zukuri sudah tidak terdapat lagi, tetapi Istana Kekaisaran Kyoto (Kyoto Gosho) dan Hoodo (Balai Burung Phoenix) kuil Byodo-in di Uji, dimana kedua bangunan ini memiliki ciri khas bangunan Heian.
(Dosen Pembimbing : Irwan Djamaluddin SS,Ph.D)
| SKRIPSIe5718100703c5 | 291.37 FUR s | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain