Perpustakaan Universitas Darma Persada

  • Beranda
  • Repository
  • News
  • About Us
    Library Profile Staff
  • Services
    Bebas Pustaka Check Turnitin Upload Mandiri E-Book Apps Ruang Baca Fakultas
  • Member Area
    Login Member Login Librarian
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Peran Bangsa Cina Di Kalimantan Barat Pada Tahun 1745-1884

Text

Peran Bangsa Cina Di Kalimantan Barat Pada Tahun 1745-1884

SARI, Uray Dwi R. - Nama Orang;

Pada tahun 1740 merupakan awal kedatangan orang Cina ke Kalimantan Barat. Mula-mula mereka datang ke Kalimantan Baral alas undangan Sultan Sambas dan Panembahan Mempawah untuk menambang emas, karena dianggap menguntungkan oleh Sultan Sambas dan Panembahan Mempawah. Wilayah yang pertama kali dibuka untuk pertambangan emas adalah daerah Sungai Duri karena daerah ini terletak di antara dua kerajaan yaitu Kerajaan Sambas dan Mempawah. Pada tahun 1750 daerah kedua yang dibuka adalah Monterado, dan daerah yang ketiga adalah Mandor pada tahun 1770. Perkembangan pertambangan yang dikelola oleh orang Cina di daerah Monterado begitu pesat sehlngga membuat iri masyarakat setempat yaitu suku Melayu dansuku Dayak. Maka terjadilah konflik antara orang Cina dengan kedua suku tersebut. Kongsi-kongsi Cina kemudian memberontak terhadap Sultan Sambas untuk menguasai pertambangan tersebut. Kerajaan Sambas yang hampir jatuh ke tangan kongsi-kongsi Cina meminta bantuan kepada Pemerintah Belanda. Pada tahun 1851 Pemerintah Belanda mencoba lagi menaklukkan kongsi-kongsi Cina. Pemberontakan ini terus berlangsung sampai tahun 1854, dan pada tahun 1856 daerah pertambangan emas Cina di Monterado dan Mandor akhirnya berhasil dikuasai oleh Pemerintah Belanda. Pada tahun 1884 merupakan pembubaran secara resmi kongsi-kongsi Cina yang ada di Kalimantan Barat. Akibat kekalahan orang-orang Cina dari Pemerintah Belanda dan meninggalnya seorang taiko terakhir dari Republik yang dibentuk oleh Luo Fang Phak banyak orang Cina yang meninggalkan Kalimantan Barat.


Ketersediaan
skr01184951 SAR pTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
951 SAR p
Penerbit
Jakarta : Unsada., 2007
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
SARI, Uray Dwi R.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Peran Bangsa Cina Di Kalimantan Barat Pada Tahun 1745-1884
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Darma Persada
  • Informasi
  • Online Services
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Darma Persada didirikan oleh Pimpinan Universitas Darma Persada berserta kepala perpustakaan Drs. Sugiarto Dakung pada tanggal 1 Agustus 1986 yang terletak di Gedung Rektorat Lantai 3

Cari

© 2026 — Perpustakaan Universitas Darma Persada

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik