Text
Analisa Sisem Kekuatan Lifting Padeye Subsea Structure Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga
Sumber daya alam indonesia yang menjadi salah satu sumber pendapatan bagi negara indonesia, yaitu dari hasil pengelolaan minyak dan gas bumi, subsea merupakan salah satu proses pengeksploran minyak dan gas bumi yang sedang meningkat, dengan segala kepraktisan teknologi dan juga sistem yang dimilikinya serta biaya oprasional yang terbilang murah. Infield Umbilical Termination merupakan salah satu bagian dari subsea procesing, yang berfungsi sebagai terminal penghubung listrik dibawah laut. Proses pembuatan konstruksi tidak akan pernah terpisah dari kegiatan yang disebut lifting. Padeye merupakan salah satu item untuk membantu kegiatan lifting. konstruksi dari padeye berperan sangat penting ketika lifting sedang berlangsung karena itu diperlukan pengujian kekuatan structure dari padeye, dengan bantuan metode elemen hingga, dari hasil analisa didapat nilai dari struktur dialami padeye pada sudut 45 derajat didapat nilai dari stress maksimal sebesar 131,835 Mpa, Strain Sebesar 0,000433 mm, Displacement sebesar 0,12 mm, factor of safety 1149,413 dan untuk sudut 60 derajat didapat nilai stress sebesar 73.628 Mpa. Strain 0,000244, Displacement 0,0661 dan Factor of safety sebesar 3,237. Dari kedua nilai stress tersebut belum melampaui dari nilai titik luluh atau yeild strenght dari material sebesar 345 Mpa. Nilai dari stabilitas crane barge yang digunakan memenuhi dari kriteria IMO dengan menggunakan intac stability. Nilai arah yang bekerja pada crane di dapat nilai untuk sumbu Fy = 188,86 KN dan sumbu Fx = 574,42 KN. Dengan Gaya resultan yang dihasilkan 604,67 KN dengan sudut sebesar 89,905º
Dosen Pembimbing : Arif Fadillah, S.T., M.Eng., Ph.D.
| skr2223.958 | 623.82 ALI a | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain