Text
Desain Hotel Apung Menggunakan Barge 300 FT Sebagai Penunjang Pariwisata di Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu merupakan daerah wisata bahari yang berada di sekitar Jakarta, dimana memiliki beberapa pulau yang sangat indah dan menawan. Diketahui pada 5 tahun terakhir jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu mengalami penurunan. Deck cargo barge atau kapal tongkang banyak yang tidak beroperasi dikarenakan sumber daya alam berupa batu bara mulai menurun. Salah satu inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisatawan dengan mendesain hotel apung menggunakan barge 300 ft sebagai fasilitas penunjang di Kepulauan Seribu. Penentuan ukuran utama kapal menggunakan metode kapal pembanding dengan beberapa ukuran barge 300 ft dan perhitungan stabilitas menggunakan metode holtrop dengan software maxsurf. Didapat ukuran kapal LOA = 91,5 m, B = 27,5 m, H = 5,5 m, T= 4,3 m. Modifikasi penambahan bangunan atas memiliki tiga deck dan tiap deck memiliki tinggi 3 m dengan panjang yang berbeda. Hasil desain hotel apung memiliki total kamar sebanyak 52 kamar yang dapat menampung pengunjung sebanyak 116 orang. Terdapat tipe kamar superior rooms, deluxe rooms dan suite room serta dilengkapi fasilitas seperti restaurant, bar, cafeteria, cinema, billiard room, clinic, prayer surau, prayer church, dan loundry. Stabilitas hotel apung memenuhi kriteria intact stability loadcase I. Penentuan lokasi terdapat pada perairan pulau Untung Jawa. Pemilihan konfigurasi mooring menggunakan spread mooring system dengan kombinasi bouy mooring. Dengan adanya inovasi desain hotel apung menggunakan barge 300 ft merupakan salah satu akomodasi yang dapat menarik wisatawan berkunjung di Kepulauan Seribu
Dosen Pembimbing : Ir. Augustinus Pusaka, ST., M.Si
| skr2223.956 | 623.82 GUN d | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain