Text
Biologi Laut: Pencemaran Logam Berat Dan Pengaruhnya Terhadap Anatomi dan Fisiologi Lamuan
Lamun Enhalus acoroides merupakan tumbuhan akuatik yang dapat mengakumulasi logam berat melewati daun, akar dan rhizomanya. Lamun mempunyai satu fungsi fisik yaitu dapat menyerap bahan pencemar termasuk logam berat. Polutan Pb dan Hg akan terserap dan terakumulasi dalam organ lamun melalui rantai makanan. Tumbuhan ini memiliki penyebaran yang luas seperti di Perairan Teluk Kayeli Pulau Buru Provinsi Maluku. Lamun dapat dijadikan sebagai bioindikator pencemaran perairan karena lamun berada di kolom perairan dan bagian-bagian tubuh lamun berinteraksi secara langsung dengan perairan. Secara anatomi, logam berat mampu mengubah bentuk organ lamun menjadi abnormal dan secara fisiologi akan mempengaruhi proses fotosintesis pada daun lamun yang ditentukan oleh kadar klorofil. Kelainan sistem metabolisme lamun akan berdampak pada pertumbuhan dan produktivitas lamun. Kondisi ini dalam jangka waktu tertentu akan mempengaruhi kestabilan ekosistem dan kesehatan perairan. Dalam buku ini akan dibahas masalah pengaruh logam berat terutama Pb dan Hg di wilayah perairan yang mana keduanya merupakan logam berat toksik berbahaya yang mengancam keberlanjutan dan harmonisasi berbagai komponen dalam lingkungan perairan. Melalui buku ini, masyarakat akan mengetahui bahaya polutan logam dan juga kepada aktor utama penyebab timbulnya logam berat Pb dan Hg untuk segera diberikan sanksi dan teguran agar menghentikan segala aktivitasnya yang dapat meracuni dan menyebabkan pencemaran bagi kawasan bahari Indonesia sehingga berdampak pada biota di dalamnya. Semoga wawasan sadar lingkungan akan bahaya logam berat semakin dipahami oleh masyarakat secara luas. Sesungguhnya, ketika bumi sakit dan tercemar, kesehatan manusia menjadi hal yang tidak mungkin.
| 2223.576 | 363.73 BIO | UPT Perpustakaan (300) | Tersedia |
| 2223.577 | 363.73 BIO | UPT Perpustakaan (300) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain