Text
Bento Sebagai Alat Komunikasi Antara Ibu dan Anak Dalam Film Bento Harassment Karya Renpei Tsukamoto
Penelitian ini membahas mengenai bento sebagai alat komunikasi antara ibu dan anak yang diangkat dari Film Bento Harassment karya Renpei Tsukamoto. Film ini menceritakan tokoh Kaori adalah seorang ibu tunggal dan putrinya bernama Futaba yang duduk di bangku SMA. Futaba yang menghadapi proses peralihan dari anakanak menjadi remaja, mulai tidak lagi berkomunikasi dengan Kaori secara langsung. Kaori akhirnya memutuskan untuk berkomunikasi melalui bento kepada Futaba sebagai pesan yang ingin disampaikan oleh Kaori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk komunikasi yang digunakan antara ibu dan anak, serta peran dan tanggung jawab seorang ibu tunggal di Jepang. Data dalam penelitian berupa gambaran peran seorang ibu secara umum di Jepang dan peran ibu tunggal dalam Film Bento Harassment. Data-data lain yang diperoleh berupa visual dan dialog berdasarkan Film Bento Harassment karya Renpei Tsukamoto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menemukan bahwa peran dan tanggung jawab seorang ibu tunggal tidak mudah sehingga menyebabkan berkurangnya komunikasi antara ibu dan anak. Bentuk komunikasi yang digunakan antara ibu dan anak dalam film ini termasuk ke dalam percakapan sederhana dan menggunakan bento sebagai alat komunikasi untuk menyelesaikan masalah komunikasi di antara mereka.
| skr2223.617 | 791.433 4 ERV b | UPT Perpustakaan (600) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain