Perpustakaan Universitas Darma Persada

  • Beranda
  • Repository
  • News
  • About Us
    Library Profile Staff
  • Services
    Bebas Pustaka Check Turnitin Upload Mandiri E-Book Apps Ruang Baca Fakultas
  • Member Area
    Login Member Login Librarian
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sejarah alat musik tradisional shamisen dalam masyarakat Jepang

Text

Sejarah alat musik tradisional shamisen dalam masyarakat Jepang

MORINTOH, Ade Irma - Nama Orang;

Shamisen pertama kali diperkenalkan di jepang sekitar tahun 1562 di Dermaga Sakai dekat Osaka alat musik tersebut bernama Jamisen dari pulau Ryukyu. Musik ini awalnya dianggap sebagai alat musik mainan sehingga alat musik ini sampai kepada para pemain biwa dan mareka memporbaiki nada-nadanya. Badan dari Shamisen dibuat dari 4 bagian kayu, biasanya dari kayu cendana merah Mulberry atau quince Cina (nama buah negeri Cina).
Shami sen adalah gaya narative dan dimulai dengan kisah seorang wanita muda bernama Joruri, Tapi pada awalnya
kisah Joruri tidak diiringi oleh Shamisen. Diakhir zaman Edo aliran lain dalam gaya bernyanyi shamisen yang menjadi terkenal diantara masyarakat kelas bawah di Edo adalah Ha-uta yang berarti lagu pendek. Zokkyoku (nada populer) adalah aliran lain dari musik populer yang diiringi oleh shamisen. Aliran ini mencakup bermacam-macam lagu populer yang berasal dari lagu populer atau lagu rakyat yang lebih tua yang diperhalus untuk menyesuaikan dengan kehidupan kota.
Jenis musik shamisen yang harus disebut karena kapopulerannya yang luar biasa. Namanya Naniwa-bushi yang merupakan gaya narative dan berasal dari Sekkyo-bushi (kombinasi dari Joruri dan Gidayu). Naniwa-bushi, menampilkan carita yang berdasarkan nilaiĀ­-nilai dan kobiasaan lama Jepang (kewajiban dan sifat manusia). Dan setelah perang dunia kedua Naniwa bushi mulai tenggelam kepopulerannya karena tempatnya diambil alih oleh musik populer gaya Amerika. Perkembangan shamisen sampai saat ini, masih ada penolakan terhadap penggunaannya diantara keluarga-keluarga kelas atas,arena alat musik dianggap sebagai alat musik Geisha atau teater. Walaupun banyak musik barat yang masuk, publikasi musik shamisen terus berkembang dan semua toko menjual barisan alat musik shamisen buatan pabrik yang bejajar dengan ukulele, terompet dan saxophone. Walaupun tidak sebanyak pada periode Edo, mereka masih tetap sibuk dengan permintaan akan karya berkualitas. Diharapkan keterampilan mereka yang istimewa tidak akan menjadi korban dari industrialisasi negara opang. Pada masa sekarang, shamisen yang baik dapat dianggap setara dengan produk terbaik dari alat musik dikebudayaan lain.
(Dosen Pembimbing : Prof.Dr. I Ketut SuraJaya,MA)


Ketersediaan
skr00255780.952 MOR sTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
780.952 MOR s
Penerbit
Jakarta : Unsada., 1999
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
780.952
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
MUSIK TRADISIONAL JEPANG
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
MORINTOH, Ade Irma
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Sejarah alat musik tradisional shamisen dalam masyarakat Jepang
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Darma Persada
  • Informasi
  • Online Services
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Darma Persada didirikan oleh Pimpinan Universitas Darma Persada berserta kepala perpustakaan Drs. Sugiarto Dakung pada tanggal 1 Agustus 1986 yang terletak di Gedung Rektorat Lantai 3

Cari

© 2026 — Perpustakaan Universitas Darma Persada

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik