Text
Perencanaan Product Oil Tanker 18750 DWT
Kapal ternak dengan trayek yang sama dari Nusa Tenggara Timur menuju Jakarta saat ini dinilai kurang efisien, karena dengan lama waktu pelayaran yang ditempuh selama satu voyage kapal hanya mampu membawa muatan ternak saja sedangkan ketika kapal kembali menuju NTT kapal bermuatan kosong. Sehingga diperlukan suatu desain modifikasi pembuatan kapal 2 in 1 yaitu kapal angkutan kontainer yang dikombinasikan dengan angkutan ternak sapi. Rute yang ditentukan untuk pelayaran kapal 2 in 1 adalah Pelabuhan Tenau, Kupang - Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta karena Pelabuhan Tenau berada di Pulau Timor yang merupakan daerah penghasil sapi potong terbesar di NTT sedangkan Pelabuhan Tanjung Priok merupakan sentral bisnis perdagangan eksport-import khususnya beras di Indonesia. Metode perancangan kapal ini menggunakan metode Trend Curve Design Approach dan Optimation Design Approach dengan menganalisa ukuran utama optimal kapal yang meminimalkan economic cost. Ukuran utama yang didapatkan adalah LOA = 116,05 m; LPP = 107,712 m; B = 19,8 m, D = 10,33 m, d = 6,33 m dengan total payload muatan ternak dan kontainer 2939,17 ton (1100 ekor ternak sapi & 41 kontainer)
| skr2223.524 | 623.82 DEW p | UPT Perpustakaan (600) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain