Text
Fenomena Culture Shock Pada Warga Negara Indonesia Dalam Penggunaan Transportasi Umum Saat Beraktivitas di Jepang
Penelitian ini membahas fenomena culture shock yang terjadi pada warga negara Indonesia saat menggunakan transportasi umum ketika tinggal di negara Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala dan dampak yang timbul dari adanya culture shock, serta upaya yang dilakukan oleh warga negara Indonesia untuk beradaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian kuesioner online berupa Google Form yang disebar melalui media sosial dan mendapatkan jawaban sebanyak 55 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden pernah mengunjungi dan tinggal di Jepang dan mengalami kendala saat menaiki transportasi umum di Jepang. Transportasi umum yang paling banyak dipilih adalah bus dan kereta. Namun walaupun demikian, ternyata 31 dari 55 responden mengalami culture shock dan 24 dari 55 responden tidak mengalami adanya culture shock. Responden yang mengalami culture shock memberikan jawaban yang beragam mengenai upaya yang dilakukan untuk beradaptasi. Jawaban yang paling banyak adalah meminta bantuan dari orang lain dan jawaban lainnya adalah dengan mencari informasi seputar transportasi umum yang akan dipilih melalui internet terlebih dahulu, dengan begitu waktu yang dibutuhkan untuk beradaptasi berbeda-beda pada tiap individu. Waktu responden yang paling cepat dalam beradaptasi ketika menaiki transportasi adalah pada saat percobaan kedua dan yang paling lama membutuhkan waktu 1 tahun.
Dosen Pembimbing : Irawati Agustine, M.Hum.
| skr2324.020 | 380.2 WAR f | UPT Perpustakaan (SASTRA JEPANG) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain