Text
Filosofi Dan Makna Yang Terkandung Dalam Gerakan Kata Bassai Dai Pada Bela Diri Karate
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui filosofi dan makna yang terkandung dalam gerakan kata bassai dai pada bela diri karate. Karate merupakan bela diri yang berasal dari bela diri China dengan sebutan Shorin-ji kempo, yang masuk ke Jepang pertama kali pada tahun 1400-an melalui Okinawa, dan akhirnya Gichin Funakoshi mengubah nama bela diri tersebut menjadi karate. Ajaran karate mengadopsi ajaran Zen Buddhism dan Bushido. Karate juga mempunyai filosofi yaitu Shotokan Niju Kun atau 20 ajaran hidup, yang juga didasari oleh ajaran Zen Buddhism dan Bushido. Salah satu gerakan karate yang mengandung filosofi Bushido dan Shotokan Niju Kun adalah gerakan kata bassai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan dengan sumber data yang berasal dari buku-buku teks, e-book, jurnal, dan sebagainya yang sesuai dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata bassai terdiri dari 42 gerakan dan mempunyai gerakan yang banyak menggunakan kekuatan teknik tangan, lompatan, dan memutar badan. Kata bassai dai memiliki filosofi yang diambil dari prinsip bushido, yaitu keberanian (yu), kebenaran (gi), dan hormat (rei). Dengan memahami penerapan bushido dalam gerakan kata dengan baik dan sungguhsungguh, maka seorang karate-ka dapat dinilai sebagai individu yang telah mencapai kesempurnaan mental dan jasmani.
Dosen Pembimbing : Herlina Sunarti, M.Si.
| skr2324.032 | 796.815 3 AIS f | UPT Perpustakaan (SASTRA JEPANG) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain