Text
Analisis Proses Bisnis Pada Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Tower Telekomunikasi Menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP) Software OpenERP Odoo Pada PT Duta Hita Jaya
Dalam perkembangan dunia industri yang semakin tumbuh pesat dengan persaingan yang tejadi antara perusahaan dan tuntutan konsumen yang semakin meningkat, maka setiap perusahaan perlu adanya sistem informasi yang baik dalam pengambilan keputusan. PT Duta Hita Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang fabrikasi dan kontruksi terdapat beberapa kendala yaitu kurangnya sistem informasi yang baik dalam pengambilan keputusan dan kurangnya pengelolaan persediaan bahan baku. Dalam penelitian ini, menggunakan metode enterprise resource planning dan materials requirement planning yang digunakan untuk mengatasi permasalah yang dihadapi oleh perusahaan dengan menggunakan sitem informasi dalam pengambilan keputusan yang baik betujuan untuk memberikan dan menerima informasi secara tepat dan tepat, perhitungan kebutuhan bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi bertujuan untuk mempermudahan dalam pengelolaan bahan bakunya, dan juga biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan bertujuan untuk mengefisiensikan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan terdapat beberapa permasalahan yaitu, kurangnya informasi, kurangnya pengelolaan persediaan bahan baku, dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Adapun metode enterprise resource planning yang dapat memudahkan user dalam memberikan dan menerima informasi secara tepat dan cepat tanpa harus menunggu user lain dalam mengirimkan informasi yang akan diberikan. Adapun metode materials requirement planning yang digunakan untuk menghitung kebutuhan bahan baku dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, terdapat pengelolaan bahan baku, yaitu kebutuhan kotor 1265 material, kebutuhan bersih 510 material, jumlah pesanan 546 material, rencana pemesanan 54 material dan 510 material, dan kebutuhan kotor item ditingkat level lebih awal 54 material dan 510 material, dalam materials reqiuretment planning terdapat perhitungan lot sizing, yaitu biaya pemesana dan biaya penyimpanan yang dikeluarkan oleh perusahan yaitu, LFL dengan biaya Rp. 200.000, POQ dengan Biaya Rp. 200.000, EOQ dengan biaya Rp. 404.300, dan FPR dengan biaya RP. 253.000 biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dengan menggunakan metode Fixed Period Requirement (FPR) yang paling efisien dalam mengoptimalkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan yang dilakukan oleh perusahaan.
Dosen Pembimbing Ario Kurnianto S.TP, M.T
| skr2324.422 | 658.7 AKB a | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain