Text
Fenomena Johatsu Dan Kaitannya Dengan Sistem Patriarki Jepang
Dengan semakin banyaknya kasus bunuh diri di Jepang, ada alternatif lain untuk mengatasi masalah hidup seseorang, yaitu dengan melakukan Jōhatsu. Jōhatsu adalah fenomena di mana seseorang menghilang tanpa jejak dari kehidupannya, meninggalkan orang terdekatnya dengan beberapa barang. Alasan melakukan Jōhatsu adalah rasa malu karena kehilangan pekerjaan, melarikan diri dari hutang, kriminalitas, prestasi yang buruk dalam pendidikan, dan kegagalan dalam kehidupan pernikahan. Jōhatsu adalah salah satu fenomena sosial di Jepang yang sering terjadi di Jepang, tetapi bahkan orang Jepang jarang membahas fenomena tersebut. Sedikitnya penelitian atau publikasi tentang Jōhatsu karena adanya stigma dalam masyarakat Jepang terkait dengan sistim sosial dan peran gender. Penelitian ini berfokus pada Jōhatsu dan hubungannya dengan sistim patriarki Jepang, serta motif yonige (perusahaan penyedia layanan Jōhatsu) untuk membantu pelaku Jōhatsu.
Dosen Pembimbing I Hari Setiawan, M.A
Dosen Pembimbing II Ari Artadi, Ph.D
| skr 2425.81 | 306.858 PUR f | UPT Perpustakaan (300) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain