Text
Budaya malu dan pengembalian nama baik dalam masyarakat Jepang
Rasa malu ini adalah suatu reaksi psikologis yang timbul saat seseorang merasa mendapat perhatian yang sifatnya khusus dari orang lain. tidak akan mendapatkan perhatian lebih yang dapat menimbulkan rasa malu. Rasa malu ini timbul bukan hanya karena perhatian khusus saja, tetapi juga karena bangsa Jepang sangat berorientasi kepada status dan kehidupan berkelompok, sehingga semua tindakan mereka pada dasarnya harus sesuai dengan status yang dimiliki dan tidak bertentangan dengan kelompoknya.
Kaitanya antara budaya malu dengan pengembalian nama baik adalah bahwa tingginya kepekaan bangsa Jepang terhadap rasa malu menyebabkan kuatnya afeksi mereka terhadap masalah pengembalian nama baik.Adapun tindakan-tindakan yang dilakukan bangsa Jepang dalam proses pengembalian nama baiknya mempunyai dua sifat yang berbeda, yang pertama sifatnya ke arah dalam yaitu terhadap dini sendiri dan yang kedua mempunyai sifat ke luar yaitu terhadap orang lain Pengembalian nama baik yang mengarah kepada diri sendiri ini dimulai dari kadar yang paling ringan seperti mengalami depresi dan frustasi, sampai pada tingkat yang paling ekstrim yaitu bunuh diri Bunuh diri ini terjadi apabila rasa malu yang didera oleh orang tersebut terlampau besar untuk ditanggung.
(Dosen Pembimbing : Irwan Djamaluddin, Ph D )
| skr00609 | 306.095 2 WAR b | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain