Text
Pengujian Dan Analisa Alat Uji Tarik Material Logam Sistem Pneumatik
Uji tarik adalah suatu metode yang digunakan untuk menguji kekuatan suatu bahan/material dengan cara memberikan beban gaya yang sesumbu. Hasil yang didapatkan dari pengujian tarik sangat penting untuk rekayasa teknik dan desain produk karena mengahsilkan data kekuatan material. Pengujian uji tarik digunakan untuk mengukur ketahanan suatu material terhadap gaya statis yang diberikan secara lambat. Pengujian tarik ini dilakukan untuk mengetahui sifat-sifat mekanis suatu material khususnya logam. Agar kita bisa bisa mengamati dan memahami peristiwa yang terjadi pada pengujian tarik, maka penulis bermaksud menganalisis alat praktikum uji tarik yang telah kami buat, dimana alat ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa untuk membantu dalam proses perkuliahan yang berkaitan dengan kuliah material teknik. pada hasil pengujian tarik yang telah dilakukan diketahuai bahwa spesimen alumunium mengalami perpanjangan lebih kecil yaitu (2.0 mm). besi (3.5 mm) dan tembaga (2.5 mm) dikarnakan sifat dari alumunium yang rendah terhadap tarikan dibanding besi dan tembaga, nilai tegangan pada saat putus pada besi (419,34 N/mm), alumunium (265,11 N/mm') sedangkan pada tembaga (301,73 N/mm'), untuk kekuatan tarik pada spesimen besi lebih besar yaitu (554,17 N/mm) dibandingkan kekuatan tarik pada alumunium (348,36 N/mm) dan tembaga (444,36 N/mm).
Dosen Pembimbing : Ir.Asyari Daryus,SE,M.Sc
| skrftm1213.008 | 621.5 LUT p | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain