Text
Efektifitas Penukar Panas Shell And Tube Single Pipe Dan Double Pipe
Efektifitas penukar kalor ialah perbandingan jumlah panas yang di pindahkan dengan jumlah panas maksimal yang dapat dipindahkan. Perpindahan panas maksimum mungkin terjadi bila salah satu fluida mengalarni perbedaan suhu terbesar beda suhuh maksimum yang terdapat dalam heat exchanger tersebut, yaitu selisih antara suhu masuk fluida panas dan fluida dingin. Fluida yang mungkin mengalami perbedaan suhu maksimum ini ialah fluida yang mempunyai nilai kapasitas panas (m.cp) minimum. Alai praktikum pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antara single pipe dan double pipe .Pada pecobaan pertarna pada flow meter dengan debit 27 Lpm untuk panas dan dingin 24 Lpm. kedua pada flow meter dengan debit 25 Lpm untuk panas dan dingin 20 Lpm. Dan percobaan ketiga pada flow meter dengan debit 20 Lpm untuk panas dan dinginl5 Lpm. Dan suhu pada air panas mencapai 50 °C sampai 54 °C dan suhu air dingin 25 ·C sampai dengan 27 ·C. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektifitas perpindahan panas antara single pipe dan double pipe . Efektifitas pada Shell and Tube Singgle pipe paling tinggi adalah pada masa aliran panas 20 L/m dan masa aliran fluida dingi 15 L/m , senilai 21 %. Efektifitas pada Shell and Tube double pipe paling tinggi adalah pada masa aliran panas 27 L/m dan masa aliran fluida dingi 24 L/m, senilai 22 %.
Dosen Pembimbing : Dr. Aep Saepul Uyun, S.TP,M.Engrn
| skr1516.260 | 536.2 - SAN-e | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain