Text
Analisis Struktur Puisi Delapan Buah (Shi Bashou) Karya Mu Dan
Pemakaian kosakata dalam Puisi Delapan Buah ini adalah formal. penyair memanfaatkan beragam gaya bahasa yang menarik antara lain antitesis, cufemismus, inversi, oksimoron, pararelisme,perifrasis, plconasme, dan simile. Dalam pemanfaatan jenis pencitraan, penyair lebih memanfaatkan pencitraan visual atau penglihatan, tetapi juga memanfaatkan pencitraan auditif atau pendengaran, pencitraan sentuhan atau rabaan, pcncitraan penciuman, dan pencitraan sensasi internal. Keistimewaan lain puisi ini adalah rima akhirnya yang tidak memiliki aturan pola ritme tertentu. Penyair memanfaatkan lianmian (peruntunan) untuk menambah keindahan bunyi puisinya, baik peruntunan yang berupa konsonan awal ganda, pengulangan rima, atau radikal ganda. Adapun pcsan moral puisi ini adalah bahwa dalam kehidupan kita jangan hanya mengandalkan pertolongan Tuhan, tetapi seharusnya berupaya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sehingga menjadi orang yang beriman dan berpengetahuan.
(Pembimbing : Emiyasusi Susanti,SE,SS,MM)
| skr1112.005 | 808.81 THO a | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain