Text
Sejarah Mbah Djugo Di Klenteng Hian Tan Kong-Cilengsi
Klenteng Hian Tan Kong adalah tempat pemujaan kepada dewa rejeki yaitu Kong Co Hian Tan Kong. Selain tempat beribadah bagi kaum masyarakat Tionghoa, klenteng ini juga merupakan tempat bersejarah. Selain usianya yang sudah tua, apabila kita melihat kedalam klenteng, di dalam terdapat makam keramat yang ada kaitannya dengan makam Mbah Djugo di Gunung Kawi. Mengenai sebutan Mbah Djugo ada sumber yang mengatakan bahwa ia adalah
seorang pribumi yang masih keturunan keraton Kertasura yang tinggal di Gunung Kawi, beliau dijuluki oleh masyarakat Tionghoa Da Lao Shi atau Guru besar pertama, dan anak buah kesayangannya Mbah Imam Soedjono atau Guru Kedua. Karena jasa dan kebaikannya beliau sangat dihormati, apalagi setelah beliau menyembuhkan penyakit seorang Tionghoa yang bemama Tan Kie Lam, sejak saat itu ia ikut berguru di padepokan di Gunung Kawi dan mendirikan sebuah klenteng kecil untuk ia bersembahyang sebagai tanda terima kasih dan honnatnya terhadap gurunya.
(Pembimbing : Pro.Gondomono,Ph.D)
| skr1112.012A | 952 SUL s | UPT Perpustakaan (900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain