Text
Upaya Mendobrak Tradisi Pernikahan Abad Ke 16 Dalam Drama A Midsummer Night's Dream Karya William S Saduran Dari R.A.Foakes
Tokoh Lysander dan iiermia alam drama A Midsummer Night's Dream mempakan gambaran dari tekad Sir Thomas Heneage dan Mary Countess of Southampton. Lysander dan Hermia berusaha untuk mendobrak tradisi pernikahan pada abad ke-16, di mana para anak harus mengikuti perintah orang tua dalam memilih pasangan. Mary Countess of Southampton, ibu pelindung Shakespeare ketika ia menjadi anggota drama Lord Chamberlain, adalah seorang janda. Pada abad ke-16, seorang
janda bangsawan akan mewarisi seluruh harta suaminya, sedangkan Sir Thomas Heneage adalah seorang bendaharawan kota yang tingkatannya lebih rendah dari pada Countess of Southampton.Kedua pasangan di atas telah berhasil membuktikan bahwa hidup merupakan sebuah pilihan. Semua tradisi, adat-istiadat dan norma dapat diubah
tidak hanya dengan niat, tetapi juga dergan usaha. Lysander dan Hermia telah membuktikan bahwa tradisi tidak menghalangi cinta mereka, begitu juga dengan Sir Thomas Heneage dan Mary Countess of Southampton. Pada akhimnya, kita sebagai manusia yang menentukan pilihan dalam hidup kita.
Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Albertine S. Minderop, MA
| skr01255 | 809.2 NOV u | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain