Text
Parisipasi Politik Orang Tionghoa Di Indonesia Pada Periode 1998-1999
Jauh sebelum orang-orang Portugis maupun orang-orang Belanda datang di pulau Jawa, para pedagang Tiongkok telah mondar mandir datang di, dan pergi dari Nusantara dan bahkan sudah ada yang bermukim di pelbagai daerah. Mereka menyebar dari Indonesia bagian Barat sampai Indonesia bagian Timur, bekerja sebagai buruh-buruh pertambangan, perkebunan, dan sebagai pedagang. Bila diketemukan tambang kekayaan alam maka mereka berduyun-duyun mendatangi tambang tersebut untuk bekerja, bahkan mereka akan membentuk koloni-kolont (perkampungan) tersendiri pada daerah pertambangan tersebut, terutama di pantai Utara pulau Jawa Ketika kapal dagang Belanda yang pertama mengunjungi Teluk Jakarta pada tahun-tahun terakhir abad keenam belas, Teluk Jakarta sudah ada pemukiman orang-orang Tionghoa. Pada awal abad ketujuh belas lebih banyak orang Tionghoa yang yang datang ke Indonesia sebagai pekerja, pada mulanya sebagian dipaksa oleh Belanda dan sebagian besar lagi secara sukarela mencari nafkah di "Batavia?" yang baru saja didirikan oleh Belanda.
(Pembimbing : Priyanto W)
| skr00357 | 320 PER p | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain