Text
Tradisi Sembahyang Rebutan (………. Gui jie) Di Kelenteng KWAN TIE MIAW (………….Gudin Di Mido) Bangka Belitung
Pelaksanaan upacara ini juga masih dibagi dalam dua bagian, yakniupacara sembahyang rebutan yang diadakan di altar kelenteng Kwan Tie Miaw (Gun Di Miao) oleh penganut Tri Dharma dan upacara sembahyang ullambana yang diadakan di ruangan tersendiri dalam lingkungan kelenteng Kwan Tie Miaw (Guan Di Miao) oleh penganut Budha. Walaupun Tri Dharma dikatakan sebagai tiga ajaran kebenaran, tapi penganut Tri Dharma dalam melaksanakan upacara clan kegiatan ritual lainnya masih terpisah. Pemisah initerutama terjadi pada penganut Budha mumi dan Khong Hu Cu. Penganut Tri Dharma yang beribadah di kelenteng Kwan Tie Miaw (Guan Di Miao) percaya bahwa upacara sembahyang rebutan berhubungan erat dengan ketentraman hidup mereka. Mereka percaya bahwa roh-roh orang yang telah meningggal dapat menggangu atau melindungi orang-orang yang masih hidup. Gangguan atau perlindungan dari roh-rohntersebut berkaitan erat dengan pemberian sesaji dan doa dari orang yang masih hidup. Penganut Tri Dharma ini yakin bahwa kesuksesan mereka selama ini selain karena kerja keras dan ketekunan juga dipengaruhi oleh adanya persembahan berupa sesaji dan doa kepada roh-roh yang terlantar. Persembahan yang diterima dengan baik, membuat roh-roh ini tidak menggangu mereka. Sedangkan kegagalan yang mereka alami justru menjadikan para penganut Tri Dharma ini lebih meningkatkan pelayanannya kepada roh-roh tersebut.
(Pembimbing : Suhadarliyah,SE,SS,MMrn)
| skr1516.120 | 306.095 1 - ANG - e | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain