Perpustakaan Universitas Darma Persada

  • Beranda
  • Repository
  • News
  • About Us
    Library Profile Staff
  • Services
    Bebas Pustaka Check Turnitin Upload Mandiri E-Book Apps Ruang Baca Fakultas
  • Member Area
    Login Member Login Librarian
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kehidupan Etnis Minoritas Tibet Dan Perkawinan Di Tibet

Text

Kehidupan Etnis Minoritas Tibet Dan Perkawinan Di Tibet

SURYANI, Pratiwi Andria - Nama Orang;

Tibet mempunyai nama resmi dalam bahasa Mandarin yaitu Xizang Zizhiqu, dan nama internasionalnya adalah Tibet Autonomous
Region (TAR), secara singkat disebut Tibet. Kata "Tibet" berasal dari bahasa Sanskerta, Trivistapa, yang berarti "surga".Masyarakat Tibet kebanyakan hidup di daerah dataran tinggi dan pegunungan yang penuh salju. Petemakan merupakan pekerjaan utama di Tibet dimana terdapat padang rumput yang luas dan kaya akan sumber air. Kehidupan sosial dan adat istiadat Suku Tibet sangat dipengaruhi oleh sistem pemerintahan feodal, perbudakan selama berabad-abad ditambah dengan
kehidupan agama yang sangat religius. Seorang Tibet dikenal hanya dengan nama kecilnya dan bukan dengan nama keluarga. Setiap nama, mencerminkan jenis kelamin. Dalam masyarakat Tibet sebagian nama diambil dari kitab suci Buddha. Monogami adalah bentuk utama perkawinan. Hubungan perkawinan bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Selain monogami, ada bentuk perkawinan lainnya di Tibet yaitu po!iandri. Poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang perempuan mempunyai suami lebih dari satu dalam waktu yang bersamaan. Dari mulai proses melamar hingga perkawinan, masyarakat Tibet selalu memberikan selendang "Hada". Hada adalah sebuah syal dengan motif putih salju yang terbuat dari benang atau sutera. Merupakan simbol kebaikkan dan rasa honnat serta dapat dipersembahkan pada setiap kesempatan pesta, kedatangan dan kepulangan tamu, dan lain sebagainya. Ada berbagai macam warna Hada, yaitu biru, putih, kuning, hijau, dan merah. Wama-warna tersebut menunjuk kepada langit, awan, tanah, sungai, dan Tuhan dalam isi Buddha Dharma.
(Pembimbing : Prof.Gondomono,Ph.D)


Ketersediaan
skr1112.009392.5 SUR kUPT PerpustakaanTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
392. 5 SUR k
Penerbit
Jakarta : Unsada., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.095 1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
MASYARAKAT CINA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
SURYANI, Pratiwi Andria
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Kehidupan Etnis Minoritas Tibet Dan Perkawinan Di Tibet
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Darma Persada
  • Informasi
  • Online Services
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Darma Persada didirikan oleh Pimpinan Universitas Darma Persada berserta kepala perpustakaan Drs. Sugiarto Dakung pada tanggal 1 Agustus 1986 yang terletak di Gedung Rektorat Lantai 3

Cari

© 2026 — Perpustakaan Universitas Darma Persada

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik