Text
Upacara pernikahan suku minoritas Hui di daerah otonomi suku Hui di Ningxia Tiongkok
Suku Hui rnerupakan bagian dari 10 suku bangsa minoritas muslim di Tiongkok. Penduduk terbesar mereka adalah di Daerah Otonomi Ningxia Hui, daerah yang terbilang gersang namun tertolong dengan adanya sungai Kuning huang he yang mengalir di area ini sehingga sangat membantu sektor pertanian dan peternakan mereka. Orang Hui tidak memiliki bahasa sendiri. Mereka menggunakan bahasa Mandarin dalam kehidupan sehari-hari dan terkadang dicampur dengan sedikit bahasa Arab (terutama dalam konteks keagamaan). Orang Hui biasanya menikah di rumah mempelai perempuan atau di masjid setempat pada hari jumat di bulan Syawal (sekitar Idul Fitri atau kai zhai jia). Al-Quran merupakan benda yang penting dalam upacara pernikahan, karena terdapat kegiatan pembacaan AI-Quran bersama-sama pada hari pemikahan tersebut, serta mas kawin juga merupakan benda penting dalam sebuah perkawinan. Dalam akad nikah, orang yang memimpin jalannya upacara adalah Ahong setempat dan yang terlinat da;a, pernikahan keluarga rekan, dan tetangga dari kedua belah pihak mempelai. Upacara pernikahan suku Hui memiliki tujuh tahap, yaitu Tiqin, Ding Cha, Chahua, Yingqu, Nian Ni ka ha, Biao Zhenxian, dan Hui Men.
(Pembimbing : Prof. Gondomonorn)
| skr1516a.81 | 306.095 1 AND u | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain