Text
PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK DI VIHARA MUDITA JAKARTA
Indonesia merupakan negara berpenduduk Muslim terbanyak dan kepulauan terbesar di dunia, terdiri atas beragam suku bangsa, termasuk orang-orang keturunan Cina yang sudah menjadi bagian dari keragaman negeri ini sejak abad ke-15 (jauh sebelum Indonesia memproklamirkan diri sebagai sebuah negara merdeka pada 1945). Sebelum 1965, di zaman Presiden Soekarno, Tahun Baru Imlek dirayakan secara terbuka oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa minggu sebelum Imlek di Glodok, restoran, toko, pasar dan jalan-jalan dihiasi dengan berbagai lentera, spanduk dan poster. Kemana pun Anda pergi, Anda akan dikelilingi oleh warna merah, dalam berbagai wujud dan bentuk berbeda, yang terang menyala. Nyanyian Imlek, Gongxi Gongxi, pun membahana. Irama genderangnya membangkitkan gairah perayaan Imlek. Malam hari diramaikan oleh suara petasan dan kembang api. Di rumah-rumah, ibu-ibu mencetak kue kapit, sejenis kue kering berbentuk segitiga tipis untuk keberuntungan, dan membuat bermacam-macam kue.
(Pembimbing : C. Dewi Hartati)
| SKRIPSIc617a4f9505b3 | 394.2 LES p | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain