Perpustakaan Universitas Darma Persada

  • Beranda
  • Repository
  • News
  • About Us
    Library Profile Staff
  • Services
    Bebas Pustaka Check Turnitin Upload Mandiri E-Book Apps Ruang Baca Fakultas
  • Member Area
    Login Member Login Librarian
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kondisi Orang-Orang Tionghoa Totok Dan Tionghoa Peranakan Di Batavia

Text

Kondisi Orang-Orang Tionghoa Totok Dan Tionghoa Peranakan Di Batavia

LISMININGSIH, Sri - Nama Orang;

Wilayah Nusantara merupakan wilayah Asia Tenggara yang banyak didatangi para pendatang asing seperti orang Eropa, Belanda, Portugis, bahkan para pendatang dari Tionghoa. Para orang Tionghoa ini biasa disebut orang Tionghoa Peranakan, dan banyak tinggal di wilayah Jawa salah satunya adalah di Batavia. Kaum Tionghoa Peranakan yang berpendidikan tinggi dan memiliki pengetahuan dalam berbahasa Melayu dan bahasa Belanda, menjadikan mereka pegawai orang Belanda. Orang Tionghoa Peranakan biasanya tidak hanya berdagang tetapi juga ada yang menjadi buruh dan petani sedangkan orang Tionghoa Totok menguasai bidang perdagangan saja. Dalam sistem kekerabatan terlihat pula perbedaan yang cukup signifikan. Orang Tionghoa Peranakan tidak membeda-bedakan anak keturunan mereka, anak laki-laki dan perempuan semua sama saja sedangkan orang Tionghoa Totok masih lebih menilai pentingnya anak laki-laki dalam sebuah keluarga dari pada anak perempuan. Kondisi orang Tionghoa T otok pada masa pemerintahan Belanda cukup sulit, Pemerintah Belanda bahkan meninggikan pajak yang harus dibayar orang Tionghoa Totok ini. Namun dalam hal pendidikan, Orang Tionghoa Totok sangat beruntung, karena pemerintah Belanda membolehkan mereka untuk bersekolah di sekolah-sekolah yang telah didirikan oleh Belanda. Pemerintah Belanda pun menjamin pekerjaan untuk mereka yang telah lulus. Sedangkan kondisi kehidupan orang Tionghoa Peranakan pada masa pemerintahana Belanda tidak beda jauh, hanya saja orang Tionghoa Peranakan dijadikan buruh pabrik dan petani oleh orang Belanda. Belanda melarang orang Tionghoa Peranakan bersekolah di sekolah Belanda, bahkan Belanda mengajukan beberapa syarat kepada orang Tionghoa Peranakan yang ingin bersekolah.
(Pembimbing : Prof.Gondomono,Ph.D)


Ketersediaan
skr1213.007307.095 1 LIS kTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
307.095 1 LIS k
Penerbit
Jakarta : Unsada., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.095 1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
MASYARAKAT CINA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
LISMININGSIH, Sri
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Kondisi Orang-Orang Tionghoa Totok Dan Tionghoa Peranakan Di Batavia
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Darma Persada
  • Informasi
  • Online Services
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Darma Persada didirikan oleh Pimpinan Universitas Darma Persada berserta kepala perpustakaan Drs. Sugiarto Dakung pada tanggal 1 Agustus 1986 yang terletak di Gedung Rektorat Lantai 3

Cari

© 2026 — Perpustakaan Universitas Darma Persada

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik