Text
Ilmu pengetahuan budaya dan tanggung jawabnya analekta pemikiran guru besar FIB UI
[09.17, 16/2/2024] ciii: 16 feb, jumat = 14
[10.12, 16/2/2024] ciii: Filsafat, yang didudukkan antara ilmu dan religi, masih juga perlu dipilak dari yang disebut pandangan hidup dan pandangan dunia, tentang manusia dan jagad raya. Baik ilmu maupun religi berperan mengisi pandangan hidup dan pandangan dunia ini, yang secara sangat aktual kini bermuara pada sikap menghadapi lingkungan alam, ekologi. Di perguruan tinggi seyogianya filsafat mendapat tempat sebagai inter-fakultas, dengan kemampuan melayani fakultas-fakultas lain dengan materi suatu "Studium generale." (Toeti Heraty Noerhadi-Roosseno)
Apa yang dapat disumbangkan Ilmu Pengetahuan Budaya untuk mengatasi krisis multidimensional yang menggerus landasan bangun ke-Indonesia- an dalam dua tataran tersebut? Kajian tradisi tulis, sejarah, dan kajian budaya dapat menunjukkan kearifan dan model tata pemerintahan yang bersih di masa lampau maupun di masa kini. Kajian etika dan filsafat kenegaraan dapat diusung untuk menawarkan ketahanan mental. Namun, sumbangan terbesar ilmu-ilmu pengetahuan budaya justru terletak dalam upaya memperkuat bangunan dalam tataran kedua--yakni proses pembentukan visi bersama dalam rumah Indonesia.
(Melani Budianta)
| 1213.326 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain