Text
Lingkungan hidup manusia
Seluruh dunia, segenap umat manusia dan makhluk bernyawa
lainnya, terancam oleh polusi yang terjadi karena ulah manusia sendiri. Manusia merasakan pukulan tangannya sendiri, yang tim- bul dari kecongkakan sikap substansialnya.
Ancaman demi ancaman membawa manusia berpaling kepada lingkungannya sebagai komponen dalam kehidupannya. mulai dengan segala keprihatinan memeriksa kembali
Manusia dengan cermat fungsi-fungsi setiap komponen dalam kehidupan dan lingkungannya. Disadari bahwa setiap komponen mempunyai fungsi tertentu yang berguna atau dibutuhkan oleh komponen lain. Manusia berhasrat dengan sekuat tenaga dan kemampuan akal budinya untuk kembali kepada fitrahnya, menghadapi lingkungan-
nya secara manusiawi dengan pandangan kualitatif. Memang kualitas manusia ditentukan secara timbal balik oleh lingkungan dan potensi internalnya yang ada pada dirinya. Potensi internal itu ialah potensi rohaniah berupa cipta, karsa dan rasa, atau akal-budi yang terkendali oleh kesadaran sebagai makhluk dari Khaliknya.
| 0102.1436 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain